Categories
Kesehatan

Ketahui Jenis-Jenis Tes Kesuburan Rahim untuk Wanita

Tes kesuburan rahim adalah salah satu hal yang penting dilakukan untuk wanita,  tes ini bagus dilakukan untuk menjaga kesehatan reproduksi wanita untuk seseorang yang sebelum maupun sesudah menikah. Apa sih tes kesuburan rahim itu? Mari kita ulas fakta menarik terkait tes kesuburan rahim di artikel berikut ini. 

Tes Kesuburan Rahim 

Tes kesuburan rahim adalah tes yang dilakukan untuk melihat kondisi organ reproduksi wanita (rahim, tuba fallopi, vagina, indung telur) yang bertujuan untuk memastikan apakah organ reproduksi wanita bekerja dengan normal. Ada beberapa metode pemeriksaan dalam tes kesuburan rahim ini. Beragam tes kesuburan ini dilakukan guna melihat kondisi kesuburan rahim wanita untuk menghasilkan keturunan maupun untuk pengecekan organ reproduksi terhadap penyakit misalnya pendarahan, kanker dan lain sebagainya. 

Jenis-Jenis Tes Kesuburan Rahim 

Ada beberapa jenis tes kesuburan rahim yang bisa dilakukan wanita untuk mengetahui kondisi rahimnya. Berikut adalah macam-macam tes kesuburan rahim 

  1. HSG (Histerosalfingografi) 

Tes HSG dilakukan untuk mengecek kondisi rahim dan tuba fallopi, dengan melakukan tes ini bisa diketahui apakah rahim dan tuba fallopi berfungsi secara normal. Tes HSG ini dilakukan dengan melakukan foto Rontgen di bagian rahim dan tuba fallopi sehingga diketahui kondisi sekitar daerah tersebut. Dari tes HSG ini akan terlihat jika ada masalah dalam organ reproduksi seperti penyumbatan di tuba fallopi, penyumbatan pada indung telur, tumor ataupun kondisi tidak normal sekitar organ reproduksi lain. 

Tes HSG dilakukan dengan menyuntikkan cairan kontras ke rahim yang akan di periksa dan pengambilan gambar rahim menggunakan sinar X atau biasa kita kenal dengan rontgen, cairan kontras ini akan membantu memberi gambaran kondisi rahim secara jelas. Pengecekan HSG ini ditujukan untuk wanita yang kesulitan hamil atau sering mengalami keguguran. 

  1. USG Transvagina

Pemeriksaan rahim selanjutnya adalah USG Transvagina. Pengecekan ini dilakukan melalui vagina dimana tongkat dengan panjang sekitar 5-7 cm akan dimasukkan  melalui vagina. Sama seperti tes sebelumnya, USG Transvagina memiliki tujuan untuk melihat kondisi rahim wanita. Beberapa kondisi yang bisa di cek dalam pemeriksaan ini seperti kesulitan hamil, kanker nyeri pinggul, miom, kista, melihat kondisi janin dan letak alat kontrasepsi. 

Pemeriksaan USG Transvagina dilakukan kurang lebih selama 30 sampai 60 menit dan hasilnya bisa diketahui dalam waktu 24 jam. 

  1. Histeroskopi

Pengecekan kesuburan rahim menggunakan histeroskopi dilakukan dengan memasukkan selang tipis yang memiliki kamera ke dalam rahim. Cek ini dilakukan untuk melihat kondisi rahim terutama jika terjadi pendarahan. Pemeriksaan ini juga penting untuk melihat beberapa penyakit misalnya polip. 

Tes kesuburan rahim dengan metode di atas berguna untuk melihat kondisi rahim penyebab infertilitas yang membuat wanita kesulitan hamil. Dari cek di atas juga dapat diketahui masalah yang terjadi pada organ reproduksi sehingga bisa mendapatkan penanganan secepatnya.